|
Dwi WDec 4, 2007 11:58 pm Comment me Message me Re-Post View 1-to-1 Report |
|
Joan JOct 17, 2007 3:04 am Comment me Message me Re-Post View 1-to-1 Report |
|
Welcome to Tagged!
|
|
Mar 1, 2008, 3:25 am
| Kemunculan film Hantu Ambulans bikin perkiraan saya bahwa era film horor "daur ulang" di Indonesia sudah berakhri ternyata salah (disebut daur ulang karena dari dulu juga udah ada, terutama yang jaman dulu pernah nonton "apresiasi film Indonesia", itu loh yang dimulai dan diakhiri dengan tirai yang kaya di gedung bioskop). Ternyata film ini juga dibintangi sang Ratu Misteri Indonesia, yang beberapa waktu yang lalu dikabarkan sudah tiada (sekali lagi kalo enggak salah). Namun, yang agak mengecewakan saya adalah jenis-jenis setan atau hantu yang ditampilkan koq kayaknya enggak pernah naik level. Yang dimaksud naik level di sini adalah pangkat hantu atau setan yang ditampilkan ya segitu-gitu aja. Emangnya ada pangkat untuk para hantu? Tentu saja ada (sst, jangan bilang-bilang, ini bocoran dari dunia sana, he he he ) 1. Pangkat prajurit sampai Kopral: Setan jenis ini bisanya nakut-nakutin doank, enggak pake strategi. Biasanya muncul di film2 horor pada umumnya, baik Indonesia, Asia atau yang dari Barat. Termsuk yang suka muncul sebagai penjahat di video game seperti Castlevania, Doom, Devil May Cry, dll. (Kalo yang udah klasik en legendaris kaya Drakula atau Werewolf mungkin pangkatnya agak tinggian, Sersan atau Letnan) 2. Pangkat Letnan sampai Kolonel: Setan jenis ini lebih bisa berdiplomasi, bahkan terkadang tampil dengan wajah yang manis, baik, lucu dan sebagainya. Tugasnya menggoda orang-orang yang melakukan pesugihan (minta kekayaan, kekuatan, ketenaran, jimat dan sebagainya). Contoh klasik (dan perlu diwaspadai) adalah Jin dalam kisah Aladdin. Kata-kata favorit mereka antara lain "Your wishes are my commands" 3. Pangkat Kolonel sampe Jendral: Jenis inilah yang paling berbahaya, strateginya paling halus. Mereka justru berusaha agar tidak diketahui orang, atau dianggap enggak ada sekalian. Lho, kog low profile sekali? Ya, sebab dengan begitu mereka bisa membuat manusia bukan saja tergoda, tetapi menggantikan tugas mereka untuk menyesatkan manusia-manusia yang lain. Dengan demikian, mereka mengubah manusia jadi setan. Dan perlu diketahui bahwa apabila manusia jadi setan, dia lebih mengerikan daripada setan itu sendiri, contohnya Hitler dkk. Kabar buruknya, banyak sekali yang mau jadi setan, terutama yang bikin film horor itu tadi. Catatan: Strategi setan jenis ini saya dapat dari adegan film "The end of Day" -nya Mr. Arnold Schwarzenegger, waktu itu dia jadi polisi yang atheis, yang diperingatkan seorang pendeta bahwa strategi paling berbahaya dari setan adalah "membuat orang mengira dirinya tidak ada" (banyak kan yang begitu?) Yang terbaik bagi kita adalah berlindung kepada Alloh SWT dari godaan setan yang terkutuk, baik yang dari golongan jin atau manusia, dari Indonesia, Asia atau Barat. Semoga bermanfaat |
Jadwal Acara Islamic Book Fair (bagian 2)
Feb 26, 2008, 3:24 am
| Rabu, 5 Maret 2008 10.00-12.00 Tausiyah oleh Syekh Muhammad Sayid Sabiq (Penulis Buku Fiqih Sunnah) - Panggung 08.30-12.00 Field Trip TK & SD (Ruang Anggrek & Outdoor) 13.00-15.00 Talk Show "Ukhuwah Membangun Kemandirian Umat dalam Pendidikan" (Panggung) Pembicara: Prof. DR. Arief Rachman M.Pd & Setia Darma Majid 16.00-18.00 Talk Show Majalah Gontor (Panggung) Bersama: K.H Abdullah Syukri Zarkasy 16.00-18.00 Peluang Promosi di Media Cetak (Ruang Anggrek) Bersama: Irwan Kelana (Wartawan Republika) 19.00-21.0 0 Semifinal Festival Nasyid (Panggung) Kamis, 6 Maret 2008 10.00-12.00 Bedah Buku "Perspektif Islam dalam Kristologi" (Panggung) Bersama: Ust. Solichan & Adian Husaeni MA.* 08.30-12.00 Field Trip TK & SD (Ruang Anggrek & Outdoor) 13.00-15.00 Bedah Buku "Aisyah & Maisyah" (Persiapan Keuangan Menuju Pelaminan) - Panggung Bersama: Ahmad Gozali 16.00-18.00 Talk Show "Menggapai Mimpi bersama Laskar Pelangi" (Panggung) Bersama: Andrea Hirata 16.00-18.00 Training Insight "Membangun Pribadi Sukses & Launching CD Interaktif Insight" (Ruang Anggrek) Bersama: BS Wibowo 19.00-21.00 Semifinal Festival Nasyid (Panggung) Jum'at, 7 Maret 2008 10.00-12.00 Talk Show "Majalah Ummi & Annida" Bersama: Ust. Yusuf Mansyur (Panggung) 13.00-15.0 0 Bedah Buku "Nazharat Fi Risalah Ta'lim" (Panggung) Bersama: Ust. Faridh Dhofir & Muhammad. Syamlan 13.00-15.00 Bedah Buku "Bercermin kepada Bening" (Panduan Taubat untuk Wanita) € '¶ Ruang Anggrek Bersama: Anneke Putri 16.00-18.00 Bedah Buku "Misteri Masa Kelam Islam dan Kemenangan Perang Salib" (Panggung) Bersama: Adian Husaeni MA. & Asep Sobari Lc. 16.00-18.00 Bedah Buku "Nabi-nabi Palsu dan Para Penyesat Agama" (Ruang Anggrek) Bersama: Hartono Ahmad Jaiz & Ust. Kholil Ridwan (MUI) 19.00-21.00 Tafsir Imam Syafi'i (Panggung) Bersama: Syeikh Ahmad Mustafa Al- Farran Sabtu, 8 Maret 2008 10.00-12.00 Bedah Buku Rame-rame "Kelompok Penerbit Pro-U Media" (Panggung) Bersama: Salim A Fillah, M. Fauzil Adhim, Fatan Fantastic, Budi Hartono, Mas Udik Abdulah, Nazip Masykur 13.00-15.00 Talk Show Penerbit Zikrul Hakim (Panggung) 13.00-15.0 0 Training "Speed Reading & Launching CD Interaktif Speed Reading" (Ruang Anggrek) Bersama: Erwin Kurnia Wijaya S.Pd 16.00-18.00 Bedah Buku "Eramuslim Digest" (Panggung) Bersama: Rizki Ridyasmara 16.00-18.0 0 Launching Film Ayat-ayat Cinta (Ruang Anggrek) Bersama: Artis-artis Film Ayat-ayat Cinta 19.00-21.00 Grandfinal Festival Nasyid (Panggung) Ahad, 9 Maret 2008 10.00-12.00 Talk Show ESQ "Kids & Parenting (Panggung) Trainer ESQ Kids & Ibunda Ari Ginanjar 10.00-12.00 Talk Show "Bismillah Aku Berjilbab" (Ruang Anggrek) Ustz. Dedeh Rosyidah (Mamah Dedeh) & Cici Tegal 13.00-15.00 Bedah Buku "Aisyah the True Beauty" (Panggung) Bersama Marissa Haque 13.00-15.00 Bedah Buku "30 Shirah Tokoh Wanita Thabi'in" (Ruang Anggrek) Bersama: Ust. Faridh Dhofir Ustz Siti Fathiyah Khotib. Lc, MA. 16.00-18.00 Konser Nasyid Akbar & Musikalisasi Puisi (Panggung) Bersama: Shoutul Harokah, Ar Ruhul Jadid, Izzatul Islam, Thaufail Al Ghifari, Ust. Jambary, Taufik Ismail I.R. A, Samurai Syuhada 16.00-18.00 Ilusi Demokrasi (Ruang Anggrek), bersama Zaim Saidi 18.15-19.00 Pengumuman Stand Terbaik (Panggung) 19.00-21.0 0 Tausyiah "Ukhuwah Membangun Kemandirian Umat" (Panggung) Bersama: KH Abdullah Gymnastiar |
Jadwal Acara Islamic Book Fair (1-9 Maret 2008) 1
Feb 26, 2008, 3:23 am
| Sabtu, 1 Maret 2008 10.00-12.00 Pembukaan 7th Islamic Book Fair (Panggung Utama) Hiburan Debu 13.00-15.00 25 Tahun Mizan Menjelajah Semesta (Panggung Utama) Bersama: Asma Nadia, dkk. 13.00-15.00 Bedah Buku "Muhammad Saw Super Leader Super Manager" (Ruang Anggrek) Pembicara: Dr. M. Syafii Antonio 16.00-18.00 Bedah Buku "Oktober 2015 Imam Mahdi akan Datang" (Panggung) Pem bicara: Ir. Sayuti Asatiri (Wakil Komisi II DPR) 19.00-21.00 Talkshow bersama K.H Abu Bakar Baasyir & Abu Jibriel (Panggung) Aha d, 2 Maret 2008 10.00-12.00 Bedah Buku "Hikayat Doa" (Panggung) Pembicara: Syu'bah Asa, KH. Abdurrahman Wahid, Chaerul Umam 10.00-12.00 Talk Show " Mengungkap Konspirasi Asing di balik Aliran Sesat" (Ruang Anggrek) Bersama: Munarman SH (Mantan Ketua YLBHI) Muhammad Al Kahththath (Sekjen FUI) Prof. DR. Nasarudin Umar* (Dirjen Bimas Islam) 13.00-15.00 Bedah Buku " Mossad Behind Every Conspiracy" (Panggung) Bersama Herry Nurdi 13.00-15.00 Bedah Buku "Magnet Muhammad" (Ruang Anggrek) Pembicara: Bambang Trimansyah 16.00-18.0 0 Bedah Buku " Kebebasan Financial" (Panggung) Pembicara: Ahmad Gozali 19.00-21.00 Bedah Buku "The Power of Al-Fatihah" (Panggung) Pembicara: Prof. DR. Ir. M. Amin Aziz Senin, 3 Maret 2008 08.30-12.00 Field Trip SD & TK (Ruang Anggrek & Outdoor) 10.00-12.00 Talk Show "Khilafah Centre" (Panggung) 13.00-15.0 0 Talk Show Bank Syariah Mandiri (Panggung) 13.00-15.0 0 Talk Show " Marketing Strategi" (Ruang Anggrek) Pembicara: Fredy Rangkuti 16.00-18.00 Talk Show "Ukhuwah Membangun Kemandirian Umat" (Panggung) Pembicara: Prof. DR. Nasarudin Umar DR. Hidayat Nurwahid. MA (Ketua MPR) 16.00-18.00 Bedah Buku "Hukum Waris" (Ruang Anggrek) Pembicara: Subhan Nurmahmudi & Boby Herwibowo 19.00-21.00 Talk Show "Smart Healing, Kiat Hidup Sehat Menurut Nabi" Bersama: Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf, Sandrina Malakiano Selasa, 4 Maret 2008 10.00-12.00 Diskusi dan Demo Interaktif : SEFT (Panggung) Bersama : Ahmad Faiz 08.30-12.00 Field Trip TK & SD (Ruang Anggrek & Outdoor) 13.00-15.00 Soft Launching Format Baru Majalah Sabili (Panggung) 13.00-15.0 0 Seminar "Copyright" 16.00-18. 00 Talk Show "Ukhuwah Membangun Kemandirian Umat dalam Politik" (Panggung) Bersama: Anis Baswedan, Ph.D 16.00-18.00 Talk Show "Mengenal Allah dengan Cinta" (Ruang Anggrek) Bersama: Ummu Ghaida Muthmainnah & Ira Istadi 19.00-21.00 Talk Show "Debu" (Panggung), Bersam Grup DEBU Karena kebanyakan terpaksa dibagi 2, di jurnal selanjutnya |
Perbuatan Maksiat dan Global Warming
Dec 20, 2007, 1:21 am
| Akhirnya UNFCCC di Nusa Dua, Bali berakhir juga. Walaupun tentu saja hasilnya sama sekali tidak memuaskan. Uncle Sam alias AS tetap saja ngotot tidak mau pasang target pengurangan emisi. Sudah deh! Nggak usah bicara lagi soal si Uncle Sam yang sakit jiwa itu! Sekarang kita lihat apa yang kita bisa lakukan untuk terus menjaga bumi kita yang udah tua dan sakit-sakitan ini. Dalam tips-tips mengatasi Global Warming, tema yang mendominasi adalah penghematan energi, seperti jangan gunakan kendaraan pribadi apabila tidak perlu, matikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dan sebagainya. Hal ini merupakan hal yang sangat baik. Namun, pernahkah kita merenungi tujuan kita menggunakan energi? Sebab, sulit kita menghemat energi yang masih tersedia di bumi ini apabila karakter kita adalah karakter pemboros. Pemborosan sesungguhnya identik dengan memperturutkan hawa nafsu dan kemaksiatan. Berikut ini saya hanya akan menyampaikan beberapa contoh: 1. Kita semua tahu betapa besar energi listrik yang disedot diskotik dan kasino/tempat perjudian setiap malam (dan siang). Betapa luar biasa besarnya energi listrik yang disedot oleh Mall, bioskop dan tempat-tempat hiburan berlebihan lainnya, yang semua lampunya saja menyala siang dan malam. Banyak pula bangunan-bangunan tersebut yang berdiri di tempat yang seharusnya menjadi tempat resapan air. Apakah kita masih suka mengunjungi tempat-tempat tersebut padahal tidak benar-benar perlu? 2. Pada saat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, pernahkah kita menanyakan pada diri kita sendiri apa tujuan kepergian saya kali ini? Apakah saya hendak melakukan kegiatan yang mengandung ketaatan, mengandung kemaksiatan dan dosa atau sekedar kegiatan yang sia-sia? Bukankah salah satu ciri orang beriman adalah orang yang bersedia meninggalkan hal-hal yang sia sia, seperti yang di-firmankan Alloh SWT dalam Surat 023. Al Mu'minuun ayat 3 dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna? 3. Menurut pemberitaan Metro Realitas yang pernah saya saksikan, 90% Villa di Puncak tidak memiliki izin pembangunan. Seandainya tempat di mana villa-villa tersebut di bangun tetap dipertahankan sebagai daerah dengan pohon-pohon yang dapat menyerap dan menyimpan air serta menyerap gas-gas rumah kaca yang berlebih tentu saja masalah Global Warming ini bisa dikurangi. Bahkan Villa-villa tersebut lebih banyak digunakan untuk berbuat mesum dan maksiat dibandingkan kegiataan yang bermanfaat seperti training atau pengajian. Saya pernah mendapat informasi bahwa villa-villa di daerah Kaliurang, Jogjakarta, disewakan kepada anak-anak yang masih sekolah untuk melakukan kegiatan-kegiatan maksiat pada saat para pemiliknya tidak ada di tempat. Maka, apakah kita masih suka ke Puncak dan tempat-tempat sejenisnya hanya untuk tujuan-tujuan yang tidak bermanfaat bahkan berdosa? 4. Apakah peralatan elektronik yang kita miliki (TV, radio, komputer, HP dan sebagainya), kita pergunakan untuk hal-hal yang mendekatkan kita kepada 4JJI SWT atau malah membuat kita terlena dengan segala macam kemaksiatan? Tentu saja masih banyak pertanyaan-pertanyaa n lain yang dapat kita ajukan pada diri kita sendiri atau orang-orang yang kita sayangi dan cintai, agar kita bisa berkontribusi menjaga kelangsungan hidup bumi kita yang sudah tua dan sakit-sakitan ini. Mari kita bayangkan, berapa banyak energi yang bisa dihemat apabila sebagian besar manusia, apalagi yang beragama Islam, bersedia meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat yang, selain menimbulkan banyak dosa, juga memboroskan energi dan menambah beban yang harus ditanggung lingkungan serta membawa bencana bagi kita semua. Semoga bermanfaat. |
Ass wr.wb....
as Nahar...ketemu disini....semoga sukses dan sehat selalu ya.....